International News

Wednesday, December 31, 2008

Happy New Year 2009


HAPPY NEW YEAR 2009


Read more »»»

Tuesday, December 30, 2008

Pengertian Latency

Anda pernah mendengar istilah "latency" dalam dunia komputer recording? Apa itu Latency?

Latency merupakan cara lain untuk menyatakan penundaan (delay). Jadi dalam suara dan audio-card, latency berarti keterlambatan audio Anda. Ketika menggunakan perangkat lunak synths dan VSTi, latency adalah waktu yang diperlukan pada saat Anda menekan tuts pada keyboard Anda sampai ketika Anda mendengar suara dari speaker anda.



Latency diperlukan karena komputer hanya mampu melakukan 1 hal saja ditambah lagi audio yang cukup berat apalagi beberapa track audio. Jika komputer Anda sedang sibuk dan tidak memproses audio dalam waktu yang bersamaan, Anda akan mendapatkan pops-klik dalam rekaman yang dihasilkan. Untuk memecahkan masalah ini, digunakanlah sound-card yang menggunakan buffer.

Latency berasal dari komputer yang membacanya misalnya "1024 sampel" dan menyimpan ini di ram (memory), saat satu sample diputar, sample lain akan ditambahkan ke buffer. Bila komputer sedang memproses data, sampel yang disimpan dalam buffer / ram dan akan digunakan untuk tetap bermain tanpa gangguan. Hal ini membuat antrian dan menghasilkan keterlambatan suara yang Anda dengar. Saat Anda meningkatkan latency komputer, Anda berikan CPU prioritas yang lebih tinggi untuk memproses audio dan dapat menyebabkan rendahnya penggunaan cpu.


Bagaimana cara menghilangkan latency?

Singkatnya, Anda tidak dapat menghilangkan latency sekaligus, namun Anda dapat menguranginya serendah mungkin agar anda tidak dapat merasakan atau mendengar efek atau suara yang terlambat. Beberapa sound-card memiliki fitur nol-latency, lihat manual produknya untuk keterangan lebih lanjut pada sound-card Anda.

Solusi yang lain jika Anda memiliki masalah latency adalah dengan menggunakan audio-card dengan dukungan latency yang rendah dan menurunkan ukuran buffer-nya. Buffer berukuran 512 sampel atau lebih kecil biasanya akan memberikan hasil yang masih dapat diterima.


Bagaimana saya bisa menurunkan latency?

Ada tiga cara, yaitu:
  1. Menggunakan hardware monitoring.
  2. Rendahkan ukuran buffer sound-card Anda dan pastikan Anda menggunakan ASIO driver. Anda perlu sound-card dengan ASIO driver dan mendukung latency yang rendah.
  3. Gunakan sample rate yang lebih tinggi.

Semoga artikel tersebut bermanfaat.

Read more »»»

Monday, December 22, 2008

W-DMX™ di Singapore Flyer


Singapore Flyer merupakan roda pengamatan (bianglala) yang terbesar di dunia yang terletak di ujung tenggara dari Marina Center, Singapura

dengan ketinggian yang mencapai 165 meter (541 kaki), dan lebih tinggi dari London Eye sekitar 30 meter (98 kaki). Dibuka untuk umum pada tanggal 1 Maret 2008, Singapore Flyer terlihat menakjubkan dengan serangkaian lampu berwarna yang menarik pada malam hari.

Project Lighting Design (PLD) bekerja sama dengan Philips SSL (Solid State Lighting) untuk membuat cahaya layar yang dinamis dapat berubah warna tetapi dengan solusi yang ramah lingkungan dan pemakaian daya yang rendah. Douglas Brenan, desainer lighting dari PLD d
ipercaya untuk menangani masalah lighting. "Tantangan terbesar adalah mendapatkan sinyal DMX ke unit." katanya. "Hal ini diperlukan beberapa inovatif teknologi nirkabel." Namun, setelah perencanaan dengan matang, W-DMX™ dari Wireless Solution telah dipilih sebagai alat yang paling dapat diandalkan.

LED modul terdiri dari 280 4-Foot Color Kinetics iColor Accent Powercore, 112 2-Foot Color Kinetics iColor Accent Powercore, 224 Color Kinetics iColor Blast, 12 Powercore, dan 1 Color Kinetics Light System Manager. 4 W-DMX BlackBox pemancar yang ditempatkan, berguna untuk menangani 4 DMX Universe, bersama-sama dengan 28 W-DMX BlackBox unit penerima.

Sistem W-DMX Generasi ketiga termasuk peralatan Wireless Co-Existenc
e yang pertama di dunia, alat ini memungkinkan pengguna untuk memilih pengaturan pada W-DMX sehingga bekerja selaras dengan semua jaringan nirkabel lainnya dalam satu areal. Fitur unik ini diluncurkan pada W-DMX pada bulan Maret 2007 yang lalu.

Karena sistem nirkabel dipasang pada objek yang bergerak, maka diperlukan perencanaan lanjutan dari teknisi radio. Ini melibatkan ribuan channel dari DMX dan ini penting untuk memastikan bahwa semua LED mempunyai sinyal yang bagus
ketika roda bianglala bergerak dan untuk memastikan semua sistem nirkabel bekerja tanpa gangguan antara satu sama lain ataupun dengan peralatan nirkabel lainnya.

"Bekerja dengan struktur yang bergerak ini membuat kami sangat tertantang." ujar Tony Symms, Manajer Proyek Pencahayaan dari Creative Lighting Asia, yang juga merupakan supplier dari peralatan lighting ini. "Semua instalasi dan pengujian harus diatur dengan kontraktor utama untuk mendapatkan lighting yang sempurna. Kami juga mem
iliki masa kerja sangat terbatas, karena kami hanya dapat bekerja dari malam hingga pagi hari, untuk mencegah penundaan pekerjaan lain dan penyelesaian pembangunan bianglala ini."

"Instalasi lighting di Singapore Flyer tidak akan mungkin jika menggunakan kabel. W-DMX juga memberikan lampu desainer dengan kemampuan baru, baik untuk instalasi di dalam dan luar ruangan, yang tidak mungkin di masa lalu. Kami semua sangat senang." lanjut Symms dengan bangga.

Read more »»»

Saturday, December 20, 2008

Korg ToneWorks AX3000G Modeling Signal Processor


Memperkenalkan KORG AX3000G, modul sinyal prosesor yang memungkinkan pemain bisa menikmati kekuatan nada yang dikeluarkan dan berbagai kombinasi efek yang canggih, sehingga gitaris dapat menghabiskan waktu mereka bermain gitar dengan nyaman dan mudah.



Fitur
Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan ketika membeli sebuah "all-in-one" pemodelan prosesor: kualitas suara dan mudah digunakan. Korg memakai teknologi unggulan mereka yang dinamakan REMS (Resonant Structure and Electronic Modeling System) adalah sebuah teknologi di balik semua simulasi Ampli dan efek, sehingga tidak ada kekhawatiran mengenai kualitas suara yang dikeluarkan.

Dan mudah digunakan juga, sebuah quick-tour yang disediakan akan mengilustrasikan alat ini untuk beroperasi dengan mudah.
Panel LCD yang terletak di bagian kiri atas AX3000G menampilkan nama program yang aktif dan menggunakan ikon untuk menandakan instrument dipilih. Ketika Anda memutar kenop-nya atau tekan tombol, layar segera menampilkan setting yang telah disesuaikan dan tingkat perubahannya.

Lima kenop seleksi di bagian atas unit ini mewakili sinyal berantai dari gitaris.
Kenop pertama untuk memilih efek yang mungkin biasanya ditempatkan sebelum sebuah ampli bukan dalam satu loop, termasuk wah, kompresor dan phaser. Kenop kedua memungkinkan Anda memilih dari 16 jenis ampli dan model overdrive klasik.

Berikutnya adalah dua kontrol yang menawarkan banyak pilihan modulasi dan delay yang dimasukkan ke dalam sebuah lingkaran virtual efek, dan kenop kelima menyediakan 11 jenis reverb.
Lima kenop kecil di baris tengah berfungsi untuk mengontrol efek yang dipilih dan parameter ampli. Fungsi dari setiap tombol tersebut dicetak secara jelas tepat di bawah kenop masing-masing, dan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, LCD akan secara otomatis menunjukkan apa yang sedang disesuaikan bila tombol ditekan.

Memori penyimpanan AX3000G berisi 24 program bank dengan empat program slot di masing-masing bank, masing-masing dapat diakses dengan menginjak tombol yang mirip sebuah stompbox.

Expression Step Sequencer (ESS)
Salah satu fitur yang paling cool adalah Expression Step Sequencer atau lebih dikenal dengan ESS, sebuah inovasi yang memungkinkan AX3000G melakukan fungsi yang sangat kompleks, seperti secara otomatis mengendalikan efek parameter tetap atau cara acak. Misalnya, ESS dapat ditetapkan untuk mengontrol kecepatan dari simulasi kabinet, menempa pitch atau bahkan membuat arpeggio dalam sekali main.

Anggap saja sebagai delapan langkah sequencer yang memberikan suara yang unik dan kompleks.
ESS juga dapat terhubung ke AX3000G pedal, untuk memberikan kontrol tingkat kinerja. Ini hampir seperti memiliki onboard MIDI kontroler yang digabungkan dengan Korg. Selain itu, AX3000G juga mempunyai MIDI jack, serta headphone jack, sebuah digital output, aux input dan eksternal efek loop.

Kesimpulan
Divisi ToneWorks yang merupakan bagian dari Korg telah menghasilkan banyak produk berteknologi tinggi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi mungkin AX3000G adalah favorit gitaris sampai saat ini. Dengan meletakkan kontrol yang logis, ampli dan efek yang mewakili model yang umum digunakan.

Terbaik dari semua itu, ESS pedal memiliki kemampuan untuk mengendalikan waktu dan variasi pitch untuk mendorong pemain lebih berimaginasi dalam proses menciptakan lagu ataupun sedang manggung. (GuitarWorld)

Read more »»»

Friday, December 19, 2008

Presonus Video...

PRESONUS ACP-88



PRESONUS Inspire 1394 Firewire



Tips Recording from PRESONUS

Read more »»»