International News

Showing posts with label musical instrument. Show all posts
Showing posts with label musical instrument. Show all posts

Tuesday, March 24, 2009

BOSS GT-8 Guitar Effect

Pengen punya semua efek stompbox BOSS tapi dana nggak cukup??

Tenang aja, sekarang telah hadir BOSS GT-8. Multiefek lantai termutakhir keluaran BOSS ini telah hadir untuk menggantikan peran efek-efek stompbox yang pernah dikeluarkan BOSS secara 'all in one'.


Besar, Hitam, Panjang, dan Sangar!! Itulah karakter BOSS GT-8 dari segi fisik.
Bagaimana dengan karakter suaranya?
Jangan khawatir bos, suaranya gak kalah dengan tampangnya. ;)

Nggak perlu beli efek stompbox satu persatu seperti Flanger, Compressor, Metal Zone, OD, dll. Cukup dengan GT-8 saja anda bisa serasa memiliki berbagai macam efek stompbox BOSS hanya dalam 1 unit. Kita bisa mendapatkan berbagai karakter sound overdrive / distorsi dalam efek ini. Ada karakter OD, booster, natural, dll.

Bukan cuma itu saja, bahkan anda akan mendapatkan fitur yang jauh lebih banyak ketimbang membeli sejumlah stompbox dengan dana yang sama dengan GT-8. Bahkan GT-8 punya kemudahan dan fasilitas yang menunjang untuk digunakan dalam rekaman.
Bagi anda-anda yang menginginkan multiefek dengan karakter modulasi dan berbagai fitur tambahan untuk mengeksplorasi sound dan membuat permainan gitar anda terdengar unik, efek ini sangat penting untuk dimiliki.



KELEBIHAN :

* Terdiri dari 85 bank, 340 patch, 4 foot switch, dan 1 pedal.
Dari 340 patch yang ada, 140 patch pertama (dari bank 1 - 35) adalah patch yang bisa digunakan untuk keperluan pribadi (custom).
Artinya kita bisa menyimpan settingan sound kita sendiri sebanyak 140 jenis. Kemudian mulai dari bank 36 - 85 (200 karakter suara) merupakan default patch (preset) dari settingan pabrik dan tidak bisa dirubah.

* Terdiri dari 33 jenis efek yang beberapa diantaranya :
  1. Pan. Memberi efek seperti panning speaker kiri dan kanan bila anda menggunakan Stereo Output pada ampli.
  2. Flanger. Karakter ini rasanya sudah tak perlu dijelaskan lagi, karena dimiliki oleh hampir semua multiefek.
  3. Feedbacker. Anda bisa mendapatkan sound feedback meski tak mengambil feedback langsung dari ampli.
  4. Harmonist. Dengan fasilitas ini, anda bisa seolah-oleh bermain duet dengan seorang gitaris lagi. Anda juga bisa mengatur root nada yang dimainkan oleh "gitaris bayangan" ini.
  5. Humanizer. Seperti karakter wah-wah, tapi efek ini memiliki karakter suara vocal manusia (a,i,u,e,o). Anda bisa membuat efek suara seperti orang berkata "aiiii...." ataupun "auuuuuu..." dan sebagainya. Tergantung bagaimana anda mensetting.
  6. Pedal Bend. Fitur ini salah satu andalan dari GT-8 yang bisa membuat anda bermain efek ala Steve Vai mulai dari efek pitch bend melengking sampai dive bomb.
  7. Auto Riff. Inilah salah satu kehebatan GT-8, dengan fasilitas ini, anak bayi baru lahir pun bisa memainkan arpeggio Minor dan Mayor cukup hanya dengan memetik 1 nada.
Beberapa daftar diatas hanyalah sebagian kecil dari apa yang bisa didapatkan di GT-8. Masih ada efek Slicer, Delay, Pitch Shifter, dll.

* BOSS GT-8 masih menyediakan Preamp Panel dan Drive Panel. Dua fasilitas ini bisa digunakan jika anda ingin bermain efek secara manual.
* Salah satu patch presetnya ada yang membuat sound gitar kita menjadi Drop D. Cukup bagus untuk para metalis sejati yang membutuhkan setting gitar drop D secara mendadak.
* Masih ada lagi fasilitas Compressor, Wah, Loop, dan EQ built-in.
* Anda bisa mendownload patch dari internet.
* Bisa pake send and return juga lho. Terus ada Midi In dan Out nya lagi. ;) * Masih banyak kelebihan bisa didapat dari GT-8, anda harus mencobanya sendiri.

KEKURANGAN :

No body's perfect. Itu adalah bunyi pepatah kuno. Berlaku juga untuk efek ini, "No Effect Perfect". Beberapa kekurangannya :
* Anda dijamin pusing bagaimana cara menguasai efek ini hanya dalam waktu beberapa hari. Terutama bila anda belum pernah berkenalan dengan efek2 BOSS GT leluhurnya seperti GT-3, GT-5, dan GT,6. Kalau belajar sendiri mulai dari nol, sedikitnya butuh waktu minimal 2 minggu untuk menguasai efek ini. Setidaknya itulah yang terjadi pada saya.
* Beberapa orang menyebut karakter sound GT-8 masih terlalu digital.

Meski memiliki kekurangan dan kelebihan, intinya efek ini sangat layak untuk dimiliki karena segudang kelebihannya. Harganya pun cukup pantas untuk kemampuan dan kelasnya. (gitaris.com)

Read more »»»

Tuesday, March 17, 2009

YAMAHA akuisisi ROGERS drum

Yamaha Corporation mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh hak kekayaan intelektual dari Perusahaan Rogers Drum yang legendaris melalui lelang. Akuisisi ini mengikuti Bab 11 pernyataan bangkrut dari Perusahaan Brook Mays Music pada 11 Juli yang lalu.


Rogers, didirikan pada tahun 1849, menawarkan sebuah warisan yang kaya akan keunggulan manufaktur dan memegang reputasi sebagai salah satu drum yang paling inovatif yang pernah dijual. Beberapa produknya seperti The Dyna-Sonic snare drum, yang merupakan produk yang paling berharga oleh kolektor dan pemain. The Swiv-O-Matic pedal drum yang membuat penciptaan gebukan drum lebih fleksibel dan tom-tom yang menjadi standar untuk daya tahan dan kemudahan penggunaan, sementara fitur sistem penguncian telah diadaptasi oleh hampir semua produsen drum lainnya. Endorser Rogers termasuk Buddy Rich yang legendaris, Louie Bellson dan Ed Shaughnessy.

"Peluang untuk mengakuisisi merek yang sangat diakui dan dihormati oleh pemain drum tidak datang setiap hari," kata Sumner Tom, Vice President dan general manager, Pro Audio & Combo Division, Yamaha Corporation of America. "Kami akan menggunakan kemampuan dan keahlian kami untuk meningkatkan dan meneruskan warisan dari Rogers."

Akuisisi ini menyatu dengan rencana ekspansi Yamaha untuk memberikan kualitas tinggi, melengkapi produk dengan jangkauan yang lebih luas di seluruh dunia, inisiatif yang baru-baru ini termasuk akuisisi Steinberg Media Technologies dan perjanjian distribusi dengan produsen peralatan musik digital CME, perusahaan perangkat lunak Arturia, produsen cymbal Paiste dan NEXO produsen speaker dan line array.

"Kami yakin bahwa kami akan memperluas jangkauan dari merek Rogers, yang diingat dan dihormati oleh drummer seluruh dunia," kata Sumner. "Jaringan distribusi kami adalah hal yang cocok untuk melakukannya ekspansi." (musiciannews)

Read more »»»

Thursday, March 12, 2009

SCHECTER LIMITED EDITION COLLECTION 2009

SCHECTER LIMITED EDITION COLLECTION 2009

Get It NOW.......

Read more »»»

Tuesday, February 3, 2009

Profil Prisa Rianzi

Mendapatkan ketenaran sebagai cewek yang bisa memainkan gitar berkarakter rock bisa dihitung jari jumlahnya di Tanah Air. Dan fakta itu sudah cukup membanggakan. Tapi buat gitaris belia seperti Prisa Rianzi yang baru seumur jagung menekuni gitar, target yang ingin dicapai tidak cuma sampai di situ. Baginya, gitar hanyalah sebuah instrument yang tak akan bisa menghasilkan apa-apa tanpa inisiatif kreatif dari pemegangnya.

Prisa yang kelahiran Jakarta, 6 Januari 1988 ini mulai melirik gitar secara serius ketika duduk di bangku SMU. Sebelumnya, ia sempat menekuni piano yang telah memberinya bekal kemampuan membaca not. Gitar sendiri dipelajarinya secara otodidak lewat majalah-majalah kord, memelototi buku pelajaran gitar akustik sampai mengulik lagu-lagu rock lewat tab. Selang 17 tahun berlalu, dia mulai tertarik gaya distorsi metal dan menjadi pengagum John Mayer dengan memakai gitar kesukaannya 'Jackson'.

Beberapa lagu yang sempat di 'uji-coba' seperti lagu milik Killswitch Engage, Trivium, God Forbid, Lamb of God, As I Lay Dying hingga Avenged Sevenfold. Semangat metalnya itu lantas sempat tersalur di dua band yang pernah dihuninya, Zala dan Deadsquad. Kemampuan bermain gitarnya semakin solid setelah sempat menjadi bintang tamu di beberapa penampilan panggung band papan atas seperti Edane, Sheila On 7, Samsons dan The Titans. Kemudian juga ikut berduet dengan J-Rocks dalam single 'Kau Curi Lagi' yang cukup terkenal.

Berduet dengan J-Rocks membuatnya lebih percaya diri untuk mengeluarkan album pertamanya dengan namanya sendiri 'Prisa'. Saat penggarapan rekamannya, Prisa menggandeng gitaris dan produser andal, Denny Chasmala untuk membantu pengolahan dan pematangan lagu-lagunya. Selain itu, di beberapa lagunya, Prisa juga mendapat uluran bantuan dari Fajar 'Alexa', Tiok 'Sabila' dan Ricky 'Seringai'.

Prisa merasa puas dengan albumnya ini, kendati sebenarnya belum menggambarkan dirinya secara utuh. Maklum, Prisa awalnya dikenal sebagai gitaris yang kental dengan corak metal. Rencananya, setelah masa promo albumnya selesai, Prisa bakal mengeluarkan mini album bersama band metalnya yang pernah menjadi pembuka konser Walls of Jericho di Jakarta, Vendetta. Selain itu, ia juga berencana mengeluarkan mini album solo beraliran folk. (gitarplus)

Read more »»»

Saturday, January 31, 2009

AXE Heaven memperkenalkan Bumblefoot Axe Famous "Hand" Guitar miniatur.

Axe Heaven telah bekerja sama dengan Ron Thal alias Bumblefoot, gitaris Gun N Roses untuk mengembangkan gitar yang berbentuk tangan khusus untuk dia dalam bentuk miniatur yang dapat dikoleksi. Bekerja sama dengan Ron telah menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi Axe Heaven. "Kami berencana untuk mengembangkan lebih lanjut dengan versi "Bumblefoot Signature Series" guitar.


Ide dari pembuatan gitar berbentuk tangan ini sangat menarik. Menurut Ron, seorang temannya bernama Tom Cannalonga membuat guitar dan memiliki usaha yang disebut "Custom Ax". Dia memberinya beberapa gitar dan peralatan. Sebagai gantinya, Custom Ax akan membuat sebuah gitar baru yang berbeda untuk Ron.

Mereka kemudian bekerjasama dalam membuat gitar ini. Tom menggunakan mandolin fret dan melakukan perluasan terhadap leher gitar naik sampai ke 37. Kemudian terciptalah gitar berbentuk tangan ini, hasil kolaborasi mereka berdua.

Ketika sepupu Ron yang masih berumur 5 tahun bernama Valerie bertanya apakah dia bisa men-cat kuku untuk bagian ujung jari gitar, Ron tidak bisa menolaknya. Kemudian Ron membuat barisan kuku di gitarnya sebagai kenang-kenangan agar Ron selalu mengingatnya.



Tom Cannalonga adalah pria yang mengagumkan. Dia memperluas bidang usahanya ke bagian peralatan olahraga dan membuat peralatan dan aksesoris fisik untuk orang yang menyukai tantangan. (bumblefoot.com)

Read more »»»

Saturday, January 17, 2009

SCHECTER GUITAR RESEARCH New Website...

Ternyata inilah yang ditunggu-tunggu.....
New Website, New Products! God Job Schecter


New 2009 Bass Model

New 2009 Electric Model

Read more »»»

Thursday, January 15, 2009

The BEAMZ - Play the Light

Perangkat musik yang unik ini cukup menarik, dengan hanya mempergunakan tangan, anda dapat memainkan segala jenis musik yang berbeda. The BEAMZ, dikembangkan oleh perusahaan beamz dan ditemukan oleh Jerry Riopelle, seorang musisi, komposer dan pendiri / ketua tim kreatif beamz.


Instrumen baru yang inovatif ini memungkinkan pengguna untuk mengontrol secara tepat dan harmonis musik polifonik yang memuaskan, imajinatif dan menghibur. Melalui cahaya laser, pengguna hanya cukup menggerak-gerakan tangan dan tidak perlu benar-benar menyentuh instrumen untuk memicu suara dan musik urutan yang diprogram dalam perangkat ini.

Colokan langsung ke pengguna PC atau Mac melalui USB port, beamz datang dengan 30+ lagu gratis, meskipun pengguna juga akan memiliki akses online ke website beamz untuk mendownload lagu baru. Untuk pengguna lebih ahli, pemutar musik ini juga akan dilengkapi dengan beamz Studio paket perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan sendiri suara dan sampel.

"Pada dasarnya ini adalah sebuah enam instrumen laser dengan dua patch, yang berarti bahwa Anda memiliki 12 patch total, dan backing track. Anda memicu sampel dengan tangan Anda. Itu selalu di pitch dan tepat waktu dan Anda dapat menyesuaikan BPM dari backing track." jelas Wooding.

Wooding berpikir bahwa produk ini dapat dipergunakan ke berbagai pengguna, termasuk musisi professional. "Saya dapat melihat ia (beamz) memiliki potensi besar, terutama jika kita dapat memanfaatkan antarmuka MIDI," ujarnya. Beamz dirancang untuk dapat dimainkan oleh siapa saja, tanpa memperhitungkan bakat musik atau pengalaman karena orang-orang dari segala usia akan menikmati ekspresi pribadi dan semangat untuk membuat musik. (PSN-e, Beamz)



Read more »»»