

All about pro audio, sound system, musical instrument, recording studio, pro-dj, lighting, karaoke, home theather, installation, tips and tricks, etc...


Labels: Fender
Posted by TANGO MUSIK at 10:04 AM 0 comments
Speaker dari kertas??? Hhhmmm... sounds good
Ini dia produk baru dari Jepang... Speaker dari kertas.
Spec :
Tiga desain yang tersedia dapat Anda pilih dari kabinet gramopon, komponen sistem stereo, atau boom box. Tersedia pada awal Juli dengan harga sekitar $21.Labels: audio solutions, usb player
Posted by TANGO MUSIK at 9:08 AM 0 comments

Pernah punya player untuk piringan vinyl konvensional? Ini dia player 'masa kini' yang unik untuk piringan hitam anda...
Player ini unik banget dengan desain 'melayang', cocok untuk membuat semua orang terkesima.


Features :
- magnetic dock & auto calibrating control.
- a self-running record player (bola warna merah).
- vinyl player terkecil dengan built-in motor, amplifier & speaker.

more to come....
Labels: audio solutions, vinyl player
Posted by TANGO MUSIK at 8:50 AM 0 comments

Line 6, Inc (line6.com), pemimpin dalam industri teknologi digital pemodelan untuk penciptaan produk khusus alat musik dan D'Addario (daddario.com), hari ini mengumumkan pembangunan Mobilizer MIDI pada Apple Worldwide Developers Conference, MIDI Mobilizer yang merupakan portabel Musical Instrumen Digital Interface (MIDI) perangkat, dan Planet Waves Rig Remote™, perangkat lunak untuk digunakan dengan Apple iPhone dan iPod touch menggunakan OS 3.0.
Labels: effect guitar, iPhone application, Line-6
Posted by TANGO MUSIK at 10:51 AM 0 comments



Labels: dynamic microphone, iPod accessories
Posted by TANGO MUSIK at 9:09 AM 0 comments
Pernah menginginkan main game "Guitar Hero" dengan gitar normal???
Check this out here ....
Posted by TANGO MUSIK at 4:23 PM 0 comments
Jam vox adalah sebuah product unik yang dapat digunakan untuk ber Jam session atau latihan bermain gitar di rumah yang hanya dengan menggunakan computer standard.
Software, ampli speaker kecil dan audio interface ini hadir di kalangan gitaris dimana kita dengan JAMVOX bisa berjam session dengan band apa saja, dimana kita dapat memainkan gitar dari berbagai jenis lagu seperti lagu2 Joe Satriani, steve vai dll. Karena alat ini dapat membuat frekwensi gitar di hilangkan sehingga kita dapat bermain seperti menggunakan minus one saja, bahkan bisa ngejam secara online.
Gitaris biasanya memiliki karakter sound sendiri , tetapi dengan adanya teknologi dan JAMVOX ini gitaris tidak perlu menggunakan seperangkat alat yang bertumpuk untuk mendapatkan sound yang diinginkan, karena dengan alat ini terdapat fasilitas gitar amplifier modeling software, effect modeling software, all in one USB interface dan monitor, 28 song, 2 CD bundle dari track2 lagu yang diinginkan.
Harga sangat terjangkau hanya dengan price list Rp. 2.690.000 sudah dapat memiliki alat tersebut. (musisi.com)
Posted by TANGO MUSIK at 8:57 AM 0 comments
Pengen punya semua efek stompbox BOSS tapi dana nggak cukup??
Tenang aja, sekarang telah hadir BOSS GT-8. Multiefek lantai termutakhir keluaran BOSS ini telah hadir untuk menggantikan peran efek-efek stompbox yang pernah dikeluarkan BOSS secara 'all in one'.

Labels: BOSS, guitar effect, musical instrument
Posted by TANGO MUSIK at 11:44 AM 0 comments
Yamaha Corporation mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh hak kekayaan intelektual dari Perusahaan Rogers Drum yang legendaris melalui lelang. Akuisisi ini mengikuti Bab 11 pernyataan bangkrut dari Perusahaan Brook Mays Music pada 11 Juli yang lalu.
Labels: musical instrument, Rogers drum, YAMAHA
Posted by TANGO MUSIK at 9:16 AM 0 comments
Sebuah ajang baru berjudul Sound Light Visual akan menggelar pameran perdananya pada bulan Juli 2009 di Genting International Convention Centre, satu jam dari Kuala Lumpur. Diorganisir oleh UnUsUaL Exhibition Services Pte Ltd, bagian dari grup perusahaan UnUsUaL di Singapore dan didukung oleh Genting International, Sound Light Visual akan berlangsung mulai 29-31 Juli, 2009.
Labels: exhibition, pro audio
Posted by TANGO MUSIK at 8:39 AM 0 comments
Ruwet, kisruh, dan kurang nyaman. Begitu komentar para penikmat musik yang baru pertama kali datang ke ajang Java Jazz Festival 2009. Tempat yang terlalu kecil, namun diisi dengan begitu banyak pertunjukan, boleh jadi menjadi penyebab komentar tersebut muncul.
Ini memang bukan kesalahan dari panitia semata. Maklum, meski memang berharap penonton yang datang banyak, toh memang barangkali tidak pernah disangka membludak seperti sekarang.
Rata-rata perhari dalam ajang yang digelar sejak Jumat (6/3) itu didatangi lebih dari 20.000 orang, naik dari tahun lalu yang dalam tiga hari total penonton kurang dari 50.000 orang.
Akses pintu masuk, baik ke lokasi Jakarta Convention Centre, maupun ke venue konser, utamanya yang besar seperti Plenarry Hall atau Assembly Hall membuat penonton harus rela antre panjang.
Mereka harus berlelah-lelah demi menyaksikan artis pujaan mereka. Ini belum ditambah bagi pengendara mobil yang harus berjuang demi mendapatkan tempat parkir. Banyak yang harus berjalan kaki cukup jauh karena mendapat parkir yang jauh dari lokasi acara. Bahkan, ada yang harus menyambung dengan ojek karena mobil di parkir di gedung di sekitar lokasi, seperti Plaza Senayan, Hotel Century, dan beberapa lokasi lainnya.
Di dalam JCC, pun penonton harus berjuang untuk berjalan antara satu panggung dengan panggung lainnya. Hal ini disadari oleh panitia yang berniat akan memindahkan venue Java Jazz Festival 2010 yang akan diadakan di arena Pekan raya Jakarta, Kemayoran yang memang memiliki venue lebih luas, dengan dukungan arena parkir yang tidak kalah luasnya.
"Yah, kami menyadari memang di sini tempatnya memang tidak memadai lagi. Karenanya, tahun depan kami akan pindah ke Kemayoran. Mudah-mudahan di sana penonton akan lebih nyaman menikmati sajian musik yang kami adakan," ungkap Eki Purwadiredja, dari panitia Java Jazz Festival.
Membludaknya penonton boleh jadi karena memang para penampil dalam ajang festival jazz ini semakin beraneka. Maklum, sajian musik yang digelar memang tak sepenuhnya menyajikan musik jazz standar, yang selama ini dikenal rumit dan hanya dinikmati kalangan terbatas saja.
Ibarat pasar malam, kita memang disuguhi berbagai sajian yang bisa dipilih sesuai dengan selera. Ada jazz standar, ada yang perpaduan dengan musik modern lain yang rada ngepop, ada yang ngepop, ada yang bernuansa etnik, dan lainnya. Ini yang unik dari ajang musik ini.
Dengan predikat festival jazz, sajian musik yang beraneka ragam memang membawa konsekuensi mendapat pertanyaan orang. Kok yang disajikan kebanyakan musik pop, bukan jazz?
"Inilah uniknya festival ini. Lagian namanya kan festival, jadi ya musik jenis apapun bisa tampil di sini," ungkap Peter Gontha, chairman Java Jazz Festival.
Keunikan inilah salah satu kunci kesuksesan event musik berkelas dunia ini. Bisa dibilang, penyelenggaraan festival ini selalu disesaki penonton keseluruhannya. Menurut panitia, tahun silam setidaknya acara yang mengusung 300 musisi dan kelompok musik jazz itu telah mencatat lebih dari 40.000 pengunjung. (inilah.com)Posted by TANGO MUSIK at 3:10 PM 1 comments
We’re back with Pacha DJ Sarah Main at her villa in Ibiza for another instalment of How to DJ. Remember, this episode is all about helping those who are starting out and focuses on the fundamentals of DJing; things only get truly tricky in Episodes 2 & 3, when Phil K and James Zabiela show off more advanced tweakin’!
After covering such topics as music monitoring and beatmixing, here Sarah returns to fill us in on the best way to cue up tracks in the mix. This is done by learning to recognise the structure of music and by drawing upon the beat/bar/phrase counting techniques outlined in Part 1 (4 beats in a bar, 8 bars in a phrase etc).
Sarah also explains auto-cueing, the creation of cue points, and the ‘correct and adjust’ mixing technique. (DJSounds)
Labels: dj system, pioneer prodj
Posted by TANGO MUSIK at 2:45 PM 0 comments
Labels: electric guitar, musical instrument, SCHECTER GUITAR
Posted by TANGO MUSIK at 12:58 PM 0 comments
Jakarta International Java Jazz Festival 2009 yang dihelat pada 6,7,8 Maret 2009, tak cuma diramaikan musisi jazz saja. Buktinya, Slank akan tampil.
Posted by TANGO MUSIK at 12:05 PM 0 comments
MUSIC INDI NESIA 2009 COMPETITION adalah sebuah kompitisi individual dari 3 instrument yaitu gitar, bass, drum yang diadakan oleh PT. Yamaha Musik Indonesia sebagai pengganti dari Asian Beat Band Competition yaitu kompetisi Band yang selama ini telah menjadi icon dari Yamaha Musik. Even ini diadakan pada bulan Januari - Februari 2009 untuk babak penyisihan dan Final Nasional pada bulan Maret 2009.
MUSIC INDI NESIA 2009 COMPETITION merupakan even kompetisi yang berbeda dengan kompetisi – kompetisi yang ada. Dimana setiap peserta harus memainkan minus one sesuai katagori alat musik yang mereka mainkan yaitu Gitar, Drum, Bass. Maksudnya adalah dalam lagu minus one tersebut masing – masing peserta akan memainkan satu lagu dimana bagian bass (untuk katagori bass), bagian drum (untuk katagori drum), bagian Gitar (untuk katagori Gitar) akan dihilangkan, sehingga mereka diharuskan untuk mengisi bagian yang dihilangkan tersebut dengan style mereka sendiri.
Lagu – lagu yang dimainkan adalah lagu – lagu baru yang tidak ada di pasar. Artinya para peserta dituntut untuk mempunyai kreatifitas sehingga membuat lagu tersebut menjadi lebih bagus saat mereka memainkan instrumen yang kosong tersebut.
Untuk tahun ini MUSIC INDI NESIA 2009 COMPETITION pendaftaran akan dibuka mulai bulan Desember, babak penyisihan dimulai pada bulan Januari – Februari 2008, Final Nasional Maret 2009. Area penyelenggaraan meliputi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, Sulawesi.
Selain itu, akan diselenggarakan juga Big Fair untuk semua produk Yamaha dengan harga yang menarik. Pastikan anda mendapatkan penawaran terbaik ini bersama TANGO MUSIK pada tanggal 27-28 Februari 2009 di Balai Raya Tiara Hotel Medan, Pukul 10:00 WIB - selesai. Acara ini juga menampilkan bintang tamu Edo Widiz, Denny AJD dan Bondan. (Yamid)
Labels: exhibition, YAMAHA
Posted by TANGO MUSIK at 9:35 AM 0 comments
Perusahaan parfum ternama, Calvin Klein menghadirkan produk botol parfum unik untuk mencuri minat konsumen. Tidak seperti yang lain, botol parfum ini kental dengan aroma audio.
Labels: audio solutions, iPod accessories
Posted by TANGO MUSIK at 2:32 PM 0 comments
Robert Juliat menyediakan sejumlah besar peralatan Robert Juliat Lighting untuk diinstalasikan di Beijing National Center untuk pertunjukan seni dan budaya.
Daftar peralatan seperti yang direkomendasikan oleh manajer penjualan RJ Cina, Jamie Boey, termasuk 24 unit Robert Juliat follow spot, delapan RJ Ivanhoe 2.5K HMI (9°-21°), delapan RJ Alex 2.5K (7°-14,5°) tungsten unit dan delapan long throw RJ Cyrano 2.5K HMI (3°-8°). Peralatan lighting ini ditempatkan di berbagai posisi FOH, dan di panggung yang mengcover tiga tempat Auditoria mencakup: 2500 kursi di Opera Hall, 2000 kursi Music Hall dan 1500 kursi Teater Hall. Semua Cyrano dan Ivanhoe unit dikontrol melalui DMX dengan efek lampu yang dapat dikonfigurasi.

Labels: follow spot, lighting system, moving head, Robert Juliat Lighting
Posted by TANGO MUSIK at 8:50 AM 0 comments
DJsounds brings you exclusive access to a new series of video tutorials
produced by Ministry of Sound TV and DJdownload.com giving a comprehensive
guide to DJ’ing from the very basics through to advanced techniques.
Labels: dj system, pioneer prodj
Posted by TANGO MUSIK at 10:20 AM 0 comments
Tapco, sebuah merek terkenal yang merupakan anak perusahaan Mackie, memperkenalkan produk terjangkau untuk rekaman audio dari mixer, speaker monitor dan sekarang portable audio dengan antarmuka USB, Link.USB.
Ketika ingin merekam hal-hal kecil di luar ruangan, cukup melakukan hal simpel ini: Bawa keluar laptop, sambungkan koneksi USB, dan jalankan software recording anda, colokkan microphone, atur volume level dan anda siap merekam, dengan DAT recorder, power unit, stereo mic preamp, dan fungsi-fungsi lainnya dapat dimasukkan ke dalam sebuah ransel saja.
Labels: Link.USB, recording, TAPCO
Posted by TANGO MUSIK at 9:59 AM 0 comments
Shure Incorporated mengumumkan bahwa mereka telah menangkap dan menggagalkan pemalsuan produk Shure dengan kerjasama erat dengan pihak berwenang di Cina. Investigasi yang dilakukan oleh shure di Futian District, Shenzhen, di China Daratan yang menyebabkan penggerebekan oleh Perindustrian dan Administrasi Niaga Shenzen (AIC) di toko grosir Sanze Elektronik, Zhongdian Elektronics and Technology Building, Huaqiang Road dan beberapa gudang lainnya.
Labels: dynamic microphone, headphone, SHURE, wireless microphone
Posted by TANGO MUSIK at 8:18 AM 0 comments